Welcome

Anti Essays offers essay examples to help students with their essay writing.

Sign Up

Quo Vadis Evangelikalisme Indonesia? Essay

  • Submitted by: benlingga
  • on January 8, 2013
  • Category: History
  • Length: 1,566 words

Open Document

Below is an essay on "Quo Vadis Evangelikalisme Indonesia?" from Anti Essays, your source for research papers, essays, and term paper examples.

QUO VADIS KAUM INJILI/EVANGELIKALISME INDONESIA?

(Pdt. Hotben Lingga)

Evangelikalisme (Gerakan Injili) adalah istilah yang biasanya merujuk kepada gerakan, praktik-praktik dan tradisi-tradisi keagamaan yang terdapat dalam agama Kristen Protestan konservatif. Istilah Injili umumnya mengacu pada kelompok konservatif Protestan, yang terdiri dari banyak denominasi dan kelompok iman yang memegang teguh kredo, kepercayaan dan praktek Kristen Protestan historis. Penekanan/komitmen utama Evangelikalisme adalah: perlunya pertobatan pribadi atau kelahiran baru; kesaksian dan penginjilan secara aktif; iman yang berorientasi pada Alkitab, bahwa Alkitab merupakan otoritas iman yang tidak dapat salah (biblical innerancy); penekanan pada ajaran yang memproklamasikan kematian dan kebangkitan Yesus (Salibsentrisme); serta penekanan pada ajaran   dan keyakinan tentang relevansi iman Kristen pada masalah-masalah kebudayaan.
Secara umum, pengertian Evangelical/Injili di Eropa daratan, biasanya diartikan sebagai Protestan atau bahkan Lutheran seperti yang biasa digunakan dalam terjemahannya ke dalam bahasa Jerman "evangelisch". Di Jerman, kelompok Protestan yang dikenal sebagai Lutheran di AS dan di berbagai tempat lainnya di seluruh dunia, secara eksklusif disebut sebagai Evangelische atau Injili. Pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21, Gereja-gereja, orang-orang, dan gerakan-gerakan yang menolak liberalisme Protestan secara akademis, biblikal dan moderat sering dicap Evangelical Protestant (Protestan Injili) atau disebut Injili saja.  
Sebagai sebuah gerakan keagamaan, Evangelikalisme secara historis dimulai di Inggris di tahun 1730-an sebagai reaksi atas rasionalisme dan filsafat pencerahan. Gerakan Injili menjadi popular di AS ketika terjadi rangkaian Kebangunan Rohani Besar (Great Awakenings) pada abad 18 dan 19. Pietisme dan Puritanisme Protestan   melahirkan Gerakan Kebangunan Rohani Injili gelombang pertama, dengan tokoh seperti   John Wesley, Jonathan Edwards dan...

Show More


Citations

MLA Citation

"Quo Vadis Evangelikalisme Indonesia?". Anti Essays. 17 Dec. 2018

<http://parimatch-stavka7.com/free-essays/Quo-Vadis-Evangelikalisme-Indonesia-384772.html>

APA Citation

Quo Vadis Evangelikalisme Indonesia?. Anti Essays. Retrieved December 17, 2018, from the World Wide Web: http://parimatch-stavka7.com/free-essays/Quo-Vadis-Evangelikalisme-Indonesia-384772.html


20.11.1805:19 Uhr Farming Simulator 19*inklusive deutschem Untertitel* Simulation0 / 02.072 Hits VID P2P DDL 3 Kommentare | Ni Hao, Kai-Lan | Fay Sparks